Senin, 08 Juni 2015

ANJING MENGGONGGONG KAFILA TETAP BERLALU



ANJING MENGGONGGONG KAFILA TETAP BERLALU
Mungkin peribahasa ini tepat digunakan oleh Bangsa ini. Pantas saja setiap di selenggarakannya pemilihan Kepala Daerah atau Anggota Legislatif banyak yang mendaftar dan mungkin saja dari sekian banyak yang mendaftar tersebut bila di tanya apa tujuan mereka duduk sebagai Wakil Rakyat pasti jawabanya hanya itu – itu saja alias copy paste dari yang sebelumnya.
Bukan tidak mungkin mereka bosan,muak ataupun lelah menyuarakan aspirasi yang selalu terus dan terus tidak pernah di dengar sehingga semua berkeinginan  mengatas namakan Rakyat untuk mencapai tujuan akhir sebagai wakil Rakyat. Dan bila sudah tercapai, apa yang mereka berikan kepada Rakyat ??
Mungkin sebagian kecil saja yang masih ingat apa tujuan Mereka, sedangkan sebagian lainnya mencontoh apa yang di lakukan para pendahulunya. Mempunyai telinga namun pura-pura tuli,tidak pernah peduli teriakan Rakyat yang seharusnya Mereka dengar. Mempunyai mata namun pura-pura buta,tetap berlalu walau melihat penderitaan yang dirasakan Rakyat yang telah memilihnya. Mungkin sebaiknya sebelum mencalonkan diri Mereka semua Wajib diperiksakan ke Dokter spesialis Mata dan Telinga. Atau sekalian saja ke Dokter spesialis Jiwa agar Rakyat yang memilih bisa tahu dengan jelas kondisi calon yang akan mereka pilih.
Banyak sudah contoh-contoh buruk para Pemimpin Kita,namun seakan Kita tak pernah jera tuk kembali memilih tanpa Kita tau seperti apa sebenarnya calon yang Kita pilih. Sebenarnya ini salah para Pemimpin ataukah salah Kita yang telah memilih ??
Sama halnya dengan masalah besar Bangsa sekarang yang terjadi antara PSSI VS KEMENPORA. Yang Satu inginkan perubahan total serta ingin merombak semua kepengurusan PSSI karna “katanya” TIMNAS tidak pernah meraih prestasi. Helloooooooooooooo…….apakah Anda baru lahir tahun ini sehingga tidak pernah melihat prestasi yang di ukir TIMNAS 2 tahun blakangan ini?? Pabila betul Anda baru lahir,,apa Orang tua, Saudara, Kerabat atau Teman belum menceritakannya kepada Anda ??
Bila memang mengharuskan perubahan , lantas perubahan seperti apa?? Kalau karna tentang masalalu yang buruk itu karna akibat dari masa lalu dan para anggota yang sekarang adalah orang-orang baru yang terpilih dari hasil kongres. Dan bila melakukan perubahan setidaknya Kita paham atau mengerti tentang aturan dari FIFA atau setidaknya pernah bermain bola. Baca baik-baik aturan FIFA (bahwa pemerintah tidak perlu mengintervensi organisasi dibawah FIFA). Kalau menginginkan perubahan caranya bukan membekukan PSSI. Itu sama saja mematikan secara perlahan ratusan Rakyat yang menggantungkan hidup di bola.
Perbagus lapangan bola,perbaiki dan tata baik-baik area parkir di sekitaran stadion. Bukankah itu juga menguntungkan karena retribusi parkir masuk kas Pemerintah ??
Kita hidup di Negara ini tidak bisa mementingkan kepentingan pribadi. Kita punya PANCASILA  sebagai landasan hidup di Negara yang Kita sama-sama cintai ini. Dengan membekukan PSSI apa Kita sudah berlaku Adil sesuai dengan Sila ke 2 dan ke 5 ?? Apa Kita sudah Bersatu padu Memusyawarahkan dan mengambil keputusan sesuai Sila ke 3 dan ke 4 ?? Bagaimana dengan Sila Pertama yang mengatakan bahwa Kita semua diciptakan olehNya ??
Kita semua hidup punya aturan dan juga Kita hidup di Negara Hukum jadi semua harus paham dan mengerti tentang aturan-aturan dan Hukum yang menjadi pedoman Kita. Tangkap mereka kalau benar mereka bersalah di tubuh PSSI seperti apa yang dilakukan FIFA dan bukannya membekukan mereka. Setelah itu bersama sama duduk bermusyawarah menentukan siapa pengganti yang pantas ( bukannya sendirian menunjuk pengganti seenaknya tanpa bertanya apakah mereka mengerti tentang peraturan yang di tetapkan atau apa mengerti dengan permainan bola) sehingga kompetisi tetap berjalan serta orang-orang yang menggantungkan hidupnya di bola tetap bisa menafkahi keluarganya.
Hai Para Pemimpin…..Ingatlah bahwa Kamu akan dimintai pertanggung jawaban di dunia dan akhirat. Jika kalian benar-benar tuli atau buta maka gunakanlah hati mu untuk merasakan penderitaan Rakyat yang kalian buat agar bangsa lain tidak akan menganggap bahwa di Negara yang Kita cintai ini para Pemimpinnya sama seperti pribahasa ANJING MENGGONGGONG KAFILA TETAP BERLALU





Kent

Tidak ada komentar:

Posting Komentar